RINGKASAN KEBIJAKAN ENERGI INDIA

Kebijakan energi India sebagian besar ditentukan oleh:

  1. Defisit energi yang berkembang di negara itu
  2. Fokus peningkatan pada pengembangan sumber energi alternatif,  khususnya energi nuklir, matahari dan angin.

Sumber: climaticoanalysis.org

Pilihan kebijakan politik energi di India focus pada:

  1. Mengurangikebutuhan/demand Energi 
  2. Pengganti Impor Energi Alternatif oleh Domestik
  3. Diversifikasi Sumber Pasokan
  4.  Perluas Basis Sumber Daya dan Mengembangkan Sumber Energi Alternatif
  5. Meningkatkan Kemampuan untuk terhadap ketidakstabilanpasokan
  6. Meningkatkan Kemampuan untuk Impor Energi dan menghadapi resiko pasar
  7. Meningkatkan redundansi untuk menghadapi resiko teknis.

Dalam ringkasan yang dibuat oleh IEA terdapat setidaknya 11 skenario kebijakan energi India dibedakan berdasar sumber energi utamanya, dapat dilihat juga dalam Integrated Energy Policy yang dikeluarkan oleh Government of India Planning Commission 2006.

Kebijakan Produksi Migas

Sebagai negara pengimpor minyak, pemerintah India memiliki kebijakan yang ditujukan untuk meningkatkan eksplorasi dan produksi dalam negeri. Dalam upaya untuk menarik perusahaan minyak dengan pengalaman pengeboran deepwater dan keahlian teknis lainnya, Departemen Minyak dan Gas Bumi menciptakan New Explore License Policy (NELP) pada tahun 2000, yang untuk pertama kalinya memungkinkan perusahaan asing untuk menanam 100 persen kepemilikan saham di proyek minyak dan gas alam.

Kebijakan fiskal 

Company (OMC) dipaksa untuk menjual produk dengan harga di bawah harga pasar dunia dan menerima under-recoveries(losses), yang kebanyakan dilakukan oleh hulu perusahaan minyak nasional dan pemerintah pusat.  Pemerintah India mengeluarkan biaya lebih dari $ 20 miliar per tahun untuk subsidi ini. Tahun 2011 harga bahan bakar dinaikkan sedikit tetapi tidak memiliki efek yang tinggi pada subsidi ini.

Strategic Petroleum Reserve
India
sudah membangun cadangan strategis minyak bumi (SPR) untuk melindungi ketahanan energi negarayang bergantung pada impor, dari potensi gangguan pasokan. Tiga fasilitas penyimpanan yang terletak di dekat pusat penyulingan Visakhapatnam, Mangalore, dan Padur, dijadwalkan akan selesai pada akhir 2012. Diperkirakan akan mampu  menampung 40 juta bbl minyak, yang mewakili sekitar sepuluh hari pasokan secara kilangthroughput.

Kebijakan listrik

Kebijakan-kebijakan yang berhubungan dengan listrik selama masa periode politik di India, dari tahun 1910 hingga saat ini digambarkan dalam tabel berikut:

Pada tahun 2005, India mengeluarkan National Electricity Policy (NEP),yang bertujuan untuk mencapai tujuan-tujuan berikut:

  1. Akses ke Listrik – tersedia untuk semua rumah tangga dalam lima tahun ke depan.
  2. Ketersediaan Power – demand sepenuhnya dipenuhi pada tahun 2012
  3.  Pasokan daya yang handal dan kualitas standar yang ditetapkan secara efisien dan dengan harga yang wajar
  4. Per kapita ketersediaan tenaga listrik yang akan meningkat menjadi lebih dari 1000 unit tahun 2012
  5. Minimal konsumsi 1 unit / rumah tangga / hari pada tahun 2012.
  6. Life-cycle economy dan kelangsungan hidup komersial dari sektor kelistrikan.
  7. Perlindungan kepentingan konsumen.

National Tarif Policy (NTP)

1.      Tarif dengan proses tender: Dalam proses ini, proyek-proyek baru diperbolehkan untuk melakukan penawaran yang kompetitifsedangkan proyek perluasan tidak boleh karena mereka sudah memiliki ketentuan untuk pasokan mereka. Metode ini memberikan hak kepada pembeli dan penjual untuk menetapkan tarif kisaran harga mereka.

2.      Pengembalian(return) untuk menarik investasi baru: Kebijakan ini memastikan tingkat pengembalian yang menarik sehingga investasi di sektor tenaga listrik lebih tinggi dibandingkan sektor lainnya.

3.      Tarif jam puncak dan offpeak: Tarif jam sibuk dan jam off-peak yang dilaksanakan di semua daerah. Harga yang berbeda untuk jam  puncak dan off-peak. Tarif ini menguntungkan bagi generator dan pembeliGenerator mendapat tingkat yang lebih tinggi saat jam sibuk, sementara pembeli mencoba untuk bergeser ke arah jam off-peak untuk membayar lebih sedikit.

Referensi:

 http://www.iea.org/publications/freepublications/publication/India_study_FINAL_WEB.pdf

http://www.nbr.org/research/initiative.aspx?id=6

Integrated Energy Policy. Government Of India. Planning Commission 2006.

http://en.wikipedia.org/wiki/Energy_policy_of_IndiA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s