SUSTAINABLE DEVELOPMENT II

Tiga prinsip utama terwujudnya sustainable development adalah:

1.  Economy (full cost pricing).

Environmental and health cost dijadikan sebagai external cost.

2.  Political science (win-win solution).

Focus pada solusi untuk kepentingan masyarakat secara konsisten. Kebijakan politik mengenai pembangunan harus mempertimbangkan dari semua stake-holder, pemerintah, masyarakat maupun masukan dari ahli.

3.  Ethics (responsible to the future).

Kesadaran akan tanggung jawab moral dari seluruh stake holder mengenai pentingnya pembangunan untuk masa sekarang dan masa depan.

Tragedy of common:

Masyarakat (society) cenderung tidak menghargai public goods sehingga tidak ada yang merawat karena merasa sebagai milik bersama. Hal itu juga yang terjadi pada sumber daya alam. SDA dianggap sebagai public goods sehingga penggunaannya dilakukan secara besar-besaran tanpa memperhitungkan perawatannya.

Penyebab masalah lingkungan:

1. Population growth.

Penambahan jumlah penduduk memaksa konsumsi sumber daya yang lebih banyak, dan tanpa ada kesadaran untuk mengelola waste dari aktifitas keseharian manusia.

2. Poverty.

Kemiskinan menyebabkan sumber daya alam dieksplorasi untuk mendapatkan keuntungan ekonomi. Kemiskinan juga menyebabkan tingkat pendidikan belum memadai untuk memahami mengenai konservasi lingkungan.

3. Insustainable resources.

Sumber daya alam yang ada tidak diperhitungkan sebagai barang yang bisa habis.

4. Excluding environment from market price.

Nilai lingkungan tidak dimasukkan ke dalam penilaian ekonomi.

Indonesia bukan boros, hanya saja sangat konsumtif untuk memenuhi kehidupan sehari-hari namun tidak ada produktifitas sehingga tidak efisien.

Konsep natural capacity = natural resources + natural services.

Pembangunan harus seimbang antara eksplorasi sumber daya dan service nya.

Syarat untuk kesuksesan sustainable development:

  1. Konsep natural capital harus menjadi pedoman setiap pembangunan
  2. Menyadari degradasi natural capital
  3. Harus ada pedoman mengenai baku mutu untuk menjaga sejauh mana sumber daya dapat digunakan sebagai public goods tanpa menghabiskan untuk masa depan.

—————————————————————————————————————————–

Energi dan Lingkungan 2.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s